Posted in Manajemen

Galvor Company: Galvor and Universal Electric 1974

Galvor Company adalah sebuah perusahaan keluarga yang didirikan di Perancis oleh Georges Latour pada tahun 1946, sebagai fabrikator. Ketika itu tingkat pertumbuhan Galvor tidaklah terlalu menonjol, relatif sama dengan perusahaan lainnya. Pertumbuhan pada Galvor dimulai tahun 1960 dan 1971.

Pada saat itu kontrol perusahaan dikendalian oleh Latour selaku pemilik, Latour percaya bahwa jika ia memiliki Galvor dengan penuh maka dia bebas mengaturnya. Pada tahun 1972, terjadi pengembangan manajemen dengan mempekerjakan “direktur teknik” karena Latour mulai berpikir untuk pensiun dan menikmati masa tuanya dengan lebih fokus ke keluarga, dan kehidupan sosialnya.

Pada 1 April 1974 Galvor dijual kepada Universal Electric Company yang berkantor pusat di Jenewa. Latour kemudian ditunjuk sebagai Ketua Dewan Galvor, dan David Hanessy sebagai Manajer Utama.

Dengan bergabungnya Galvor kepada Universal Electric, maka terjadi pula beberapa perubahan di dalam Galvor antara lain pada business plan yang merupakan rencana strategis bisnis, yang berisi tentang estimasi/proyeksi ke depan mengenai performa yang akan dicapai. Business plan ini dijadikan sebagai standar utama untuk mengevaluasi kinerja dari manajer unit dan manajemen puncak.

Setelah akuisisi, Galvor merupakan salah satu lini produk bagi Universal Electric untuk kepentingan pelaporan. Universal Electric menetapkan lima kategori yang dijadikan sebagai tolok ukur performa (Penjualan, laba bersih, total aktiva, total karyawan, pengeluaran modal), kemudian pada bulan Januari-April, terjadi negosiasi antara kantor pusat dengan manajemen operasi. Lalu pada bulan Mei, revisi dan persetujuan tujuan hasil negosiasi dilakukan oleh kantor pusat di Jenewa dan kantor korporat di Amerika. Dan pada bulan Juni-Juli, Galvor mempersiapkan rencana bisnis.

Galvor mengajukan rencana bisnis lengkap ke kantor pusat Universal Electric. Dan untuk setiap rencana bisnis yang dijustifikasi dan dipertahankan dalam pertemuan dengan eksekutif senior Universal Eropa dan Kantor Pusat Amerika yang disetujui menjadi dasar untuk anggaran tahun berikutnya.

Beberapa kendala bagi Galvor setelah akuisisi dengan Universal Electric, yaitu adanya perubahan sistem pelaporan keuangan, Galvor sebelumnya hanya menyiapkan neraca dan laporan rugi laba setahun sekali. Namun setelah akuisisi maka Galvor resmi menjadi salah satu unit bagi Universal Electric maka dari itu sistem pelaporan harus diubah karena Galvor bukanlah perusahaan yang independen lagi. Beberapa kendala yang dihadapi dalam perubahan sistem pelaporan:

1) Tingkat pelatihan karyawan rendah.

2) Penyerahan data secara tepat waktu.

3) Pemahaman bahasa inggris karyawan yang kurang.

4) Perubahan metode akuntansi Perancis ke metode akuntansi Amerika.

5) Konversi mata uang franc ke dollar.

6) Penerapan sistem baru yang mahal.

Yang menarik disini bisa dilihat bahwa Galvor yang sebelumnya hanya sebuah perusahaan di Perancis, kemudian di akuisisi oleh Universal Electric, Galvor belajar untuk lebih efisien dalam sistem produksinya dengan mengganti tarif tingkat perusahaan tunggal dengan sistem biaya standar, namun selain mendatangkan keuntungan Galvor juga mengalami kendala dengan pelaporan keuangan yang harus tepat waktu, komprehensif dan terpusat padahal pada Galvor sendiri memerlukan pembenahan pada berbagai aspek, bahkan diketahui ternyata proses penyiapan laporan itu dapat menghabiskan sekitar 80% waktu produktif Galvor.

Pada sisi Universal Electric, Universal Electric berhak untuk mengendalikan Galvor karena Galvor telah diakuisisi dan sistem kontrol kepada Galvor dilihat pada laporan keuangan yang disiapkan tahunan. Namun ada baiknya apabila Galvor diberikan sedikit kelonggaran oleh Universal Electric untuk menyesuaikan beberapa hal, karena meski bagaimanapun Galvor yang awalnya perusahaan lokal yang kemudian dipaksa untuk bekerja dengan sistem internasional, hal ini akan mengakibatkan penurunan produktifitas karena proses penyesuaian tersebut tidaklah mudah dan murah, apalagi dilihat pada sudut pandang tahun 1970-an meskipun mungkin jika kasus tersebut terjadi pada jaman sekarang penyesuaian bisa jadi lebih mudah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s