Posted in Manajemen

Birch Paper Company : Penentuan Harga Transfer

Birch Paper Company merupakan perusahaan kertas berskala menengah, yang sebagian terintegrasi, memproduksi kertas dan paperboard putih dan kraft. Sebagian dari hasil paperboard-nya dijadikan bahan dasar kotak oleh divisi Thompson, kemudian dicetak (print) dan diwarnai bagian luarnya.

Setiap divisi dalam perusahaan dinilai secara independen berdasarkan laba dan tingkat pengembalian investasinya (ROI). Karyawan-karyawan pada level puncak perusahaan percaya bahwa dalam beberapa tahun terakhir konsep desentralisasi telah sukses dilaksanakan dan laba perusahaan posisinya dalam persaingan meningkat.

Divisi Northern telah merancang kotak tampilan khusus untuk salah satu jenis kertas yang diproduksi bersama dengan divisi Thompson, karena bentuk dan warna yang tidak lazim, hal tersebut jauh dari standar yang ditetapkan. Menurut perjanjian di antara kedua divisi tersebut, Divisi Thompson dibiayai oleh Divisi Northern dalam mengerjakan desain dan pengembangannya.

Ketika seluruh spesifikasi telah disiapkan, maka Divisi Northern menanyakan penawaran (bid) atas kotak tersebut dari Divisi Thompson dan dua perusahaan dari luar. Setiap manajer divisi bebas untuk membeli dari pemasok manapun, dan meskipun penjualan terjadi dalam perusahaan, divisi-divisi yang ada diharapkan untuk mengacu pada harga pasar yang berlaku.

Selama periode ini, margin laba dari Divisi Thompson sangatlah kecil. Jika Thompson menerima pesanan dari Northern, maka ia akan membeli linerboard dan corrugating medium dari Divisi Southern. Sekitar 70% pengeluaran Thompson sebesar $400 berasal dari biaya linerboard dan corrugating medium. Meskipun Divisi Southern beroperasi dibawah kapasitasnya dan memiliki persediaan lebih, ia tetap mengacu pada harga pasar, yang berarti ia tidak terpengaruh meskipun ada kelebihan pasokan.

Divisi Northern menerima penawaran untuk kotak-kotak tersebut sebesar $480 per ribuan unitnya dari Divisi Thompson, $430 dari West Paper Company, dan $432 dari Eire Papers, Ltd. Eire Papers mengajukan penawaran pembelian kepada Birch atas linerboard bagian luar desain cetakan khusus, tetapi Birch harus membuat sendiri bagian dalam dan corrugating medium. Biasanya cetakan bagian luar dipasok oleh Divisi Southern dengan harga $90 per ribuan kotak, dan dicetak (print) oleh divisi Thompson seharga $30 per ribuan unit. Dari jumlah $30 tersebut, sebesar $25 merupakan biaya pengeluaran.

Karena situasi ini sedikit berbeda, William Kenton, manajer Divisi Northern, membahas perbedaan mencolok dari penawaran tersebut dengan wakil presiden komersial Birch. Ia berkata kepada wakil presiden: ”kita menjual pada pasar yang sangat kompetitif, biaya yang lebih tinggi tidak dapat bersaing. Bagaimana kita dapat berharap pada profit dan ROI yang tinggi jika kita harus membeli dengan harga yang lebih tinggi 10% dari yang ada di pasaran?”

Ketika mengetahui bahwa Brunner tidak dapat mengoperasikan Divisi Thompson pada kapasitasnya selama beberapa bulan terakhir, wakil presiden merasa aneh jika Brunner akan menambah overhead dan labanya sebesar 20% dari biaya. Ketika ia menanyakan hal tersebut, Brunner bersikeras bahwa ia telah menyelesaikan pengembangan kotak, dan tidak menerima untung atasnya, dan ia meras wajib untuk memberikan markup yang pantas atas produksi kotak-kotak tersebut.

Wakil presiden menyelidiki lebih jauh tentang struktur biaya dari berbagai divisi. Ia ingat suatu komentar yang dibuat oleh pengendali pada pertemuan seminggu sebelumnya bahwa biaya variabel untuk satu divisi dapat merupakan biaya tetap untuk perusahaan secara keseluruhan. Ia mengetahui bahwa dengan tidak adanya perintah khusus dari manajemen puncak, maka Kenton akan menerima tawaran yang paling rendah, dimana tawaran tersebut berasal dari West Paper Company seharga $430. Meskipun demikian, sangat mungkin bagi pihak manajemen untuk memerintahkan diterimanya tawaran yang lain, bila situasi memerlkan tindakan tersebut. Dan meskipun volume transaksi yang tidak jelas lebih kecil dari 5% dari volume setiap divisi manapun yang terlibat, transaksi-transaksi lain akan menimbulkan permasalahan yang sama nantinya.

Beberapa anjuran untuk Birch paper company dalam kasus penentuan harga untuk penerimaan penawaran, Divisi Northern sebaiknya menerima tawaran dari Divisi Thompson, karena jika dikalkusi ulang Divisi Thompson memberikan tawaran terendah, sehingga Kenton tidak harus menerima tawaran dari West Papers. Secara makro, dari sudut pandang perusahaan, jika Kenton menerima tawaran dari Divisi Thompson hal ini akan memberikan dorongan semangat terhadap desentralisasi yang dilakukan perusahaan.

Sistem harga transfer pada perusahaan tidak berjalan dengan baik karena perusahaan terlalu fokus dalam ROI dan laba masing-masing divisi. Akan lebih baik jika ada penilaian kinerja yang berimbang, misalnya untuk divisi yang menangani sektor yang susah untuk menghasilkan laba dinilai dengan EVA atau menjadikannya sebagai pusat beban atau pusat investasi. Sehingga tujuan divisi-divisi yang ada dalam perusahaan, yaitu menghasilkan laba selaras dengan tujuan umum perusahaan dalam mencari laba. Dikhawatirkan, masalah-masalah pencarian laba untuk masing-masing divisi berbeda dengan tujuan umum perusahaan dalam mencari laba, contohnya untuk mengejar target laba divisi akhirnya divisi menjual aset-aset perusahaan yang ada di dalam divisinya, target laba divisi akan tercapai, laba akan naik, tetapi menjual aset perusahaan tentunya akan merugikan perusahaan.

Wakil Presiden harus melakukan suatu tindakan, terutama soal kebijakan harga transfer tersebut, ada beberapa hal dalam harga transfer yang harus diperbaiki, sehingga permasalahan yang seperti ini tidak terulang lagi, dan jika diperlukan manajemen puncak mengubah soal independensi manajemen bawah dalam menerima kontrak atau penawaran.